Keringat membasahi wajah Nur Arif Hidayat usai menyelesaikan sesi latihan fisik di kawasan Danau Brigif, Jumat (10/7). Tanpa banyak beristirahat, Ketua DPC PKS Jagakarsa itu kembali melanjutkan latihan untuk meningkatkan stamina sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kembara 2026, kegiatan Kemah Bela Negara yang akan digelar pada akhir Agustus 2026.
Persiapan tersebut dilakukan secara rutin dengan berlatih bergantian di sejumlah ruang terbuka hijau di wilayah Jagakarsa, seperti Danau Brigif, Kebun Pembibitan Cipedak, maupun taman-taman lainnya. Setiap sesi diawali dengan jalan kaki sebagai pemanasan, dilanjutkan lari bertahap untuk meningkatkan daya tahan, kemudian latihan penguatan otot sebagai bekal menghadapi berbagai aktivitas lapangan selama Kembara. Program latihan ini bertujuan menjaga kebugaran, meningkatkan stamina, serta memastikan kesiapan jasmani agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara optimal.
Menurut Nur Arif Hidayat, menjaga kebugaran merupakan bagian dari ikhtiar sekaligus tanggung jawab seorang kader dan pemimpin. Ia menilai Kembara bukan hanya menguji kemampuan fisik, tetapi juga membentuk disiplin, kepemimpinan, kerja sama, ketangguhan, dan kemampuan beradaptasi di alam terbuka.
“Kembara bukan sekadar mengikuti kegiatan kemah, tetapi juga melatih karakter. Karena itu, persiapannya tidak boleh dilakukan secara instan. Disiplin berlatih setiap hari adalah bekal terbaik agar kita dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan kondisi yang prima,” ujarnya.
Dalam Kemah Bela Negara yang akan berlangsung selama tiga hari pada akhir Agustus 2026, para peserta akan mengikuti berbagai aktivitas lapangan yang menuntut semangat bela negara, kekompakan, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, menurutnya, kebugaran menjadi modal penting agar setiap peserta mampu menjalani seluruh rangkaian kegiatan dengan maksimal. Ia meyakini bahwa seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu memberikan arahan, tetapi juga memberi teladan dalam menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan kesiapan diri.
Melalui latihan yang dilakukan secara konsisten, Nur Arif Hidayat berharap semakin banyak kader DPC PKS Jagakarsa membiasakan pola hidup sehat sebagai bagian dari pembinaan diri. Tubuh yang bugar akan melahirkan semangat yang kuat, produktivitas yang tinggi, serta kesiapan yang lebih baik dalam menjalankan amanah organisasi dan melayani masyarakat. Menyongsong Kembara 2026, DPC PKS Jagakarsa mengajak seluruh kader mempersiapkan diri sejak dini agar mampu mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan semangat, disiplin, dan kondisi fisik yang prima.
