Bidang Perempuan dan Keluarga (BIPEKA) DPC PKS Pesanggrahan menggelar Sosialisasi Gerakan Keluarga PKS dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) 2026, Minggu (19/7/2026), di Aula Kawasan Ulujami, Jakarta Selatan. Kegiatan yang menjadi bagian dari gerakan serentak nasional BIPEKA DPP PKS ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembentukan generasi yang berkarakter, tangguh, dan berdaya saing di tengah tantangan kehidupan modern. Acara terselenggara berkat kolaborasi BIPEKA DPC PKS Pesanggrahan bersama Rumah Keluarga Indonesia (RKI), Forum Ayah, BKAP, BINAPORA, dan BOEMKRAF DPC PKS Pesanggrahan.
Ketua BIPEKA DPC PKS Pesanggrahan, Emilia Roza, S.T., M.T., M.Pd., menjelaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Karena itu, penguatan ketahanan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi juga memerlukan dukungan berbagai elemen masyarakat melalui edukasi, kolaborasi, dan pendampingan yang berkelanjutan.
“Keluarga adalah institusi peradaban sekaligus madrasatul ula, sekolah pertama bagi setiap anak. Dari keluargalah nilai-nilai keimanan, akhlak, kasih sayang, tanggung jawab, dan kepedulian sosial ditanamkan. Karena itu, memperkuat keluarga berarti sedang membangun peradaban bangsa yang lebih kokoh. Gerakan Keluarga PKS hadir sebagai ikhtiar bersama untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang tangguh, harmonis, dan berkualitas,” ujar Emilia Roza.
Kegiatan diikuti oleh keluarga besar PKS Pesanggrahan dengan antusias melalui sesi sosialisasi, diskusi, dan silaturahmi yang mendorong peserta saling berbagi pengalaman dalam membangun keluarga yang harmonis. Momentum HARGANAS dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menerapkan nilai-nilai Gerakan Keluarga PKS di lingkungan keluarga dan masyarakat, sehingga penguatan ketahanan keluarga menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, BIPEKA DPC PKS pesanggrahan berharap semakin banyak keluarga yang memiliki ketahanan moral, spiritual, dan sosial sebagai bekal menghadapi tantangan zaman. Peringatan HARGANAS 2026 menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa berawal dari keluarga yang kuat. Dengan memperkuat fungsi keluarga sebagai pusat pendidikan karakter dan pembinaan generasi, diharapkan lahir masyarakat yang lebih tangguh serta Indonesia yang maju, sejahtera, dan bermartabat.
