Semangat membangun generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan percaya diri diwujudkan melalui Grand Opening Rumah Belajar hasil kolaborasi PKS dan Reli 86 yang dilaksanakan pada Ahad, 4 Oktober 2026.
Rumah Belajar ini hadir sebagai ruang belajar informal berbasis komunitas yang ditujukan bagi anak-anak di lingkungan sekitar. Bukan sekadar tempat untuk belajar akademik, Rumah Belajar dirancang menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak untuk membaca, berdiskusi, mengembangkan kreativitas, membangun karakter, serta berani mengenali dan mengejar cita-citanya.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara PKS Cipete Selatan dan Reli 86, dengan dukungan dari berbagai unsur masyarakat. Salah satu dukungan penting datang dari Ketua RT 08/RW 06, Bapak Reza, yang turut memberikan dukungan terhadap hadirnya ruang kegiatan positif bagi anak-anak di lingkungan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRa PKS Cipete Selatan, Bapak Muklis, menyampaikan bahwa kehadiran Rumah Belajar diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
“Rumah Belajar ini bukan hanya tentang memberikan tambahan ilmu, tetapi bagaimana kita menciptakan ruang yang membuat anak-anak senang belajar, berani bermimpi, memiliki karakter yang baik, dan tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bapak Muklis.
Dari unsur Reli 86, kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Panitia, Kak Hilal, yang bersama tim turut mempersiapkan berbagai kebutuhan agar Rumah Belajar dapat menjadi ruang yang nyaman dan menarik bagi anak-anak.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah lingkungan, komunitas, organisasi masyarakat, relawan, serta orang tua dapat mengambil peran dalam menciptakan ekosistem yang positif bagi generasi muda.
Belajar Tidak Harus Selalu di Dalam Kelas. Rumah Belajar PKS dan Reli 86 mengusung tema: “Belajar, Bertumbuh, Berbagi, Menginspirasi.”
Kegiatan Rumah Belajar akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Minggu pukul 09.00–12.00 WIB. Materi dan aktivitas dikemas secara informal melalui kombinasi literasi, numerasi, kreativitas, permainan edukatif, storytelling, character building, serta kegiatan pengembangan potensi anak.
Dengan konsep tersebut, anak-anak diharapkan tidak merasa sedang mengikuti kegiatan belajar yang kaku, melainkan mendapatkan pengalaman belajar yang ceria, interaktif, dan bermakna.
Grand Opening Rumah Belajar PKS × Reli 86 menjadi langkah awal dari sebuah gerakan kecil yang diharapkan memberikan dampak besar bagi lingkungan.
Kehadiran Rumah Belajar juga menjadi bukti bahwa membangun generasi tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Sebuah ruangan, beberapa buku, para relawan, dan kepedulian masyarakat dapat menjadi awal bagi tumbuhnya mimpi-mimpi besar anak Indonesia.
Ke depan, Rumah Belajar PKS dan Reli 86 terbuka terhadap kolaborasi dengan orang tua, relawan, komunitas, pendidik, donatur, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan pengembangan anak.
“Karena setiap anak memiliki potensi. Tugas kita adalah menyediakan ruang agar mereka dapat tumbuh, belajar, dan menemukan jalan untuk mewujudkan cita-citanya,” tutup Pak Muklis
