Home Kegiatan PKS Jakarta Selatan Gelar Seminar Edukasi Keuangan Keluarga, Bahas Mitigasi Pinjol, Judol, dan Investasi Bodong

PKS Jakarta Selatan Gelar Seminar Edukasi Keuangan Keluarga, Bahas Mitigasi Pinjol, Judol, dan Investasi Bodong

by admin

DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Selatan menyelenggarakan Seminar Edukasi Keuangan Keluarga bertema “Mitigasi dan Pencegahan Pinjol, Judol dan Investasi Bodong” pada Ahad, 20 September 2026, pukul 08.00–11.30 WIB secara daring melalui Zoom kapasitas 1000 orang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan keluarga sekaligus membangun kewaspadaan terhadap berbagai risiko keuangan di era digital.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Jakarta Selatan, Furqoni Yudhistira, menyoroti perubahan pola kehidupan masyarakat seiring perkembangan teknologi, khususnya dalam mengakses layanan keuangan.

Furqoni mengingatkan bahwa sebelum layanan digital berkembang, berbagai urusan harus dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu, tenaga, dan usaha lebih. Kondisi tersebut secara tidak langsung memberikan batasan dalam mengakses berbagai layanan, termasuk pinjaman.

Namun, di era digital saat ini, hampir semua kebutuhan dapat diakses dengan mudah, termasuk pinjaman online. Kemudahan yang menawarkan kecepatan dan kepraktisan tersebut juga berpotensi menghadirkan persoalan yang lebih besar apabila tidak disertai pemahaman dan kehati-hatian.

Perubahan inilah yang menjadi salah satu perhatian dalam seminar tersebut. Kemudahan teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan mengelola keuangan, mengenali risiko, dan mengambil keputusan secara bijak agar tidak menjadi beban bagi keluarga di kemudian hari.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang keahlian berbeda. Pembicara pertama, Ustadz Dr. Oni Sahroni, M.A., ahli fikih muamalah nasional sekaligus pengasuh konsultasi syariah, membawakan materi “Membangun Manajemen Keuangan Keluarga yang Sehat Agar Terhindar dari Jebakan Pinjol, Judol, dan Investasi Bodong.”

Materi tersebut mengangkat pentingnya membangun pengelolaan keuangan keluarga yang sehat berdasarkan prinsip fikih muamalah, sekaligus memahami pentingnya kehati-hatian dalam menghadapi tawaran keuangan yang berisiko.

Sementara itu, pembicara kedua, Ikhsan Setiawan, S.H., M.H., seorang advokat, menyampaikan materi “Mitigasi Pasca Terjerat Pinjol, Judol, dan Investasi Bodong.” Materi ini membahas penanganan persoalan yang dapat dihadapi masyarakat ketika sudah terjerat praktik tersebut, khususnya dari perspektif hukum.

Sebagai tindak lanjut seminar, DPD PKS Jakarta Selatan merencanakan pertemuan lanjutan bersama tim advokasi dari Biro Hukum untuk membahas pendampingan terhadap sejumlah kasus yang membutuhkan perhatian. Langkah ini diharapkan dapat menjembatani edukasi yang diberikan dalam seminar dengan upaya penanganan konkret bagi masyarakat yang menghadapi persoalan pinjol, judol, maupun investasi bodong.

Melalui kegiatan ini, DPD PKS Jakarta Selatan mengangkat pentingnya literasi keuangan sebagai bekal bagi anggota dan keluarga dalam menghadapi tantangan ekonomi serta perkembangan layanan keuangan digital. Edukasi mengenai pencegahan dan penanganan risiko diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih cermat, bertanggung jawab, dan bijak dalam mengambil keputusan keuangan.

Seminar ini menjadi pengingat bahwa kemudahan akses keuangan tidak selalu berarti kemudahan menyelesaikan masalah. Pengelolaan yang sehat, pemahaman risiko, kehati-hatian, serta dukungan pendampingan hukum menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan keuangan keluarga.

Spread the love

You may also like

Leave a Comment