
Sampah organik yang dihasilkan dari rumah tangga maupun usaha makanan dari sekitar kita tidaklah sedikit setiap harinya. Salah satu bentuk pengolahan sampah organik yang mudah dan sederhana adalah pembuatan eco enzyme. Eco enzyme sendiri adalah cairan serbaguna yang dihasilkan dari proses fermentasi sampah organik seperti sisa kulit buah dan sayuran. Cairan ini dapat digunakan antara lain untuk membersihkan toilet, permukaan dapur, dan menyuburkan tanaman.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jagakarsa sebagai partai yang peduli dalam menjaga lingkungan sekitar, melaksanakan pelatihan pembuatan eco enzyme dan media tanam anggur. Pelaksanaan kegiatan ini diserahkan kepada Bidang Tani (bitanel) DPRa PKS Ciganjur pada hari Ahad (31/10).
Acara ini diikuti oleh 21 peserta, hadir dalam kesempatan ini Bapak Widya Eka Putra, sebagai ketua DPC PKS Jagakarsa, Bang Sety Ketua Bitanel DPD Jakarta Selatan, Ibu Siti Aminah ketua Bitanel DPC PKS Jagakarsa, dan Bang Jefry Ketua DPRa PKS Ciganjur. “Pelatihan eco enzyme adalah salah satu bentuk kepedulian PKS dalam menjaga lingkungan sekitar. Menjaga lingkungan merupakan bagian dari perintah agama. Mari mulai dari diri kita, mulai dari yang kecil dan mulai saat ini”, tutur Bapak Widya Eka Putra dalam sambutannya.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pelatihan eco enzyme, dengan mentor adalah Ibu Vera, selaku Ketua Bitanel Ciganjur. Setiap peserta dalam pelatihan ini diberikan toples, gula merah, kulit nanas, dan kulit jeruk sebagai bahan untuk membuat eco enzyme. Setelah pelatihan eco enzyme, acara dilanjutkan dengan pelatihan media tanam untuk tanaman anggur. Sebagai pembicara dalam pelatihan ini adalah Bang Setyawan, Ketua Bitanel DPD PKS Jaksel. “Persiapan media tanam yang baik, sangat mempengaruhi kualitas tanaman anggur nantinya,” tutup Bang Setyawan dalam pelatihan ini.
