Jakarta, Selasa (21/7/2026) – Pengurus PKS DPRa Mampang Prapatan, Ibu Mustaidah, didampingi suaminya, Bapak Endar Dwi Wahyudi, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman salah satu simpatisan PKS, Ibu Kholilah, di RW 04, Kelurahan Mampang Prapatan. Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus penyampaian ucapan belasungkawa atas wafatnya putri tercinta Ibu Kholilah yang sebelumnya berjuang melawan penyakit tumor di hidung.
Ibu Kholilah dikenal aktif di lingkungan masyarakat sebagai kader Posyandu. Suaminya juga mengemban amanah sebagai Ketua RT 08 di wilayah tempat tinggal mereka. Kehadiran Ibu Mustaidah dan Bapak Endar disambut hangat oleh keluarga, menjadi penguat di tengah suasana duka yang masih menyelimuti.
Dalam suasana penuh haru, Ibu Kholilah menceritakan perjalanan panjang putrinya menjalani pengobatan hingga akhirnya Allah SWT memanggilnya kembali. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa setiap manusia hanya mampu berikhtiar, sementara keputusan terbaik tetap berada dalam ketetapan Allah SWT.
Allahummaghfirlahaa warhamhaa wa’afihaa wa’fu’anhaa. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya, melimpahkan rahmat-Nya, menerima seluruh amal kebaikannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan.
Di sela-sela perbincangan, Ibu Kholilah mengungkapkan rasa kedekatannya dengan PKS. “Saya suka dengan kader-kader PKS yang sederhana, peduli, dan suka membantu masyarakat sekitar. Saya juga senang sekali bisa dilibatkan di setiap kegiatan PKS. Bisa dibilang saya juga bagian dari kader PKS,” tuturnya.
Percakapan yang semula direncanakan berlangsung singkat ternyata mengalir hangat hingga hampir satu setengah jam. Banyak pelajaran, hikmah, dan inspirasi yang lahir dari pertemuan tersebut. Sebelum berpamitan, Ibu Kholilah kembali berpesan agar dirinya selalu diinformasikan apabila ada kegiatan PKS karena ia ingin terus berpartisipasi dan membersamai setiap kegiatan pelayanan kepada masyarakat.
Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa hubungan antara PKS dan masyarakat tidak hanya terjalin dalam kegiatan sosial, tetapi juga melalui kepedulian yang tulus saat saudara-saudara kita menghadapi ujian kehidupan. Semangat Ibu Kholilah untuk terus membersamai PKS menjadi inspirasi bagi kader dan simpatisan lainnya agar terus menebarkan manfaat dan memperkuat ukhuwah.
Pertemuan ini meninggalkan satu pelajaran berharga bahwa di balik setiap ujian selalu ada hikmah yang Allah SWT titipkan. Manusia boleh merencanakan berbagai hal, namun pada akhirnya Allah SWT-lah yang menentukan segala urusan. Tugas seorang hamba adalah terus berikhtiar, bersabar, dan bertawakal atas setiap ketetapan-Nya.
