Home Kegiatan Sekolah Tani PKS Jaksel Cetak Petani Urban Mandiri di Tegal Parang

Sekolah Tani PKS Jaksel Cetak Petani Urban Mandiri di Tegal Parang

by admin

Sekolah Tani (Kelas Berkebun) bersama praktisi urban farming Bapak Setiyawan sukses digelar di Taman Hatinya PKK RW 03 Kelurahan Tegal Parang, Poktan Anggrek 03, Sabtu (18/7/2026) pukul 08.00–10.30 WIB. Kegiatan ini diikuti warga dari Tegal Parang, Pela Mampang, hingga Cipinang yang antusias mempelajari teknik bercocok tanam secara baik dan benar. Bagi sebagian besar peserta, pelatihan ini menjadi pengalaman pertama memahami dasar-dasar berkebun yang tepat untuk diterapkan di lingkungan rumah.

Pelatihan dipandu oleh Bapak Setiyawan, penggiat Urban Farming sekaligus Sekretaris Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BPPN) DPD PKS Jakarta Selatan. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa keberhasilan bercocok tanam tidak hanya ditentukan oleh bibit unggul maupun intensitas perawatan, melainkan berawal dari kualitas media tanam. “Keberhasilan berkebun tidak hanya bergantung pada bibit dan perawatan, akan tetapi media tanam adalah kunci pondasi utama dalam bercocok tanam,” ujar Setiyawan.

Kegiatan ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan, namun ingin memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri. Melalui Sekolah Tani, peserta memperoleh pemahaman bahwa media tanam yang sehat dan kaya unsur hara menjadi fondasi utama pertumbuhan tanaman. Pengetahuan tersebut diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat bahwa berkebun dapat dilakukan oleh siapa saja, bahkan di pekarangan rumah yang terbatas.

Pada pertemuan perdana, peserta mempelajari bahan, komposisi, dan takaran pembuatan media tanam yang ideal, serta pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) sebagai nutrisi alami bagi tanaman. Agar pembelajaran berlanjut di rumah, setiap peserta mendapat tugas membuat POC secara mandiri. Pendekatan ini dirancang agar materi tidak berhenti sebagai teori, tetapi menjadi kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sekolah Tani diharapkan menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak pegiat urban farming di tengah masyarakat. Dengan bekal ilmu dan praktik yang benar, peserta didorong memanfaatkan setiap jengkal lahan menjadi kebun produktif yang mampu mendukung ketahanan pangan keluarga. Dari gerakan sederhana di pekarangan rumah, tumbuh harapan akan lingkungan yang lebih hijau, masyarakat yang lebih mandiri, serta budaya bercocok tanam yang semakin kuat di kawasan perkotaan.

Spread the love

You may also like

Leave a Comment