Membina generasi tidak selalu harus dilakukan melalui ruang belajar yang formal. Terkadang, sebuah film, obrolan yang hangat, dan kesempatan untuk saling berbagi justru menjadi cara yang lebih dekat dengan dunia anak-anak dalam menanamkan nilai kehidupan. Semangat itulah yang dihadirkan BKAP DPC PKS Tebet bersama PAA Tebet melalui kegiatan Silaturahim Anak Muslim Tebet, yang mengajak anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Di tengah tantangan perkembangan zaman, anak-anak membutuhkan ruang yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, kepercayaan diri, serta lingkungan pertemanan yang positif. Melalui kegiatan ini, peserta diajak menikmati proses belajar yang dikemas secara interaktif sehingga nilai-nilai tentang semangat belajar, kerja keras, dan pantang menyerah dapat diterima dengan lebih dekat dan mudah dipahami.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (12/7) di Masjid As-Sudairi, Bukit Duri, Tebet, ini diikuti sekitar 80 anak, didampingi 10 mentor dan 4 panitia. Acara diawali dengan pembacaan Al-Qur’an, sambutan pengurus masjid dan pembina kegiatan, serta penyampaian materi oleh Ust. Jaka Subrata Alafasy. Memasuki sesi utama, peserta menyaksikan film Laskar Pelangi yang mengangkat kisah perjuangan anak-anak dalam meraih pendidikan dan mengajarkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menggapai cita-cita.
Agar pesan film tidak berhenti sebagai tontonan, sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipandu Bang Rio Irianto sebagai moderator. Anak-anak diajak berbagi pengalaman, mengungkapkan tokoh yang paling menginspirasi, serta mendiskusikan nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan kemudian berlanjut dalam kelompok-kelompok kecil bersama para mentor sebagai ruang berbagi dan refleksi, yang sekaligus menjadi langkah awal pembinaan bagi para peserta.
Ketua Kegiatan, Ust. Jaka Subrata Alafasy, berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya pembinaan yang berkelanjutan bagi anak-anak di Tebet. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada nonton bersama. Kelompok-kelompok kecil yang telah terbentuk dapat menjadi awal pembinaan pekanan, sehingga anak-anak memiliki ruang belajar Islam, bertumbuh bersama, dan mengalami perubahan yang lebih baik, terutama dari sisi keagamaan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi BKAP DPC PKS Tebet dan PAA Tebet, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi dan nonton bersama. Kelompok-kelompok kecil yang telah terbentuk akan menjadi awal pembinaan berkelanjutan, sehingga anak-anak memiliki ruang untuk belajar, bertumbuh, dan saling menguatkan dalam lingkungan yang positif dengan nilai-nilai Islami. Dari ikhtiar sederhana inilah diharapkan lahir generasi yang mencintai ilmu, berakhlak mulia, serta siap memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya. (RW)
