Home Kegiatan PKS Cerita Haru Tim Pemulasaran Jenazah dari Anggota PKS Jaksel

Cerita Haru Tim Pemulasaran Jenazah dari Anggota PKS Jaksel

by admin
Spread the love

Ketika kasus kematian akibat covid-19 meningkat, maka bukan hanya masuk ke tempat penguburan yang antre. Pemulasaraan jenazah-jenazah juga termasuk ke dalam daftar antrean karena banyaknya permintaan.

Pada saat itulah suami istri anggota PKS terpanggil untuk membantu melaksanakan tugas kemanusiaan tersebut. Mereka adalah anggota PKS Srengseng Sawah, sebutlah nama mereka yaitu Bapak Muhammad dan Ibu Khadijah.

Terselip kisah indah dan mengharu untuk keduanya dalam melaksanakan misi kemanusiaan ini. Sebelum istrinya berangkat melaksanakan tugas sebagai tim pemulasaran jenazah covid di wilayahnya, sang suami selalu membantu dan memastikan istrinya sudah tepat dan benar memakai APD dan perlengkapannya.

“Tugas ini memang penuh resiko untuk keselamatan bagi kita. Namun mau tidak mau, harus ada yang terlibat membantu mengurusi jenazah sesuai protokol pemulasaran jenazah covid, “ ujar Ibu Khadijah yang di balas senyum suaminya.

Apa yang dilihatnya setiap hari, pemandangan puluhan jenazah Covid-19 yang terus berdatangan, menjadi bukti bahwa virus ini nyata adanya. “Lihatlah ini sebagai bukti bahwa virus itu ada, suasana duka benar-benar terasa di sini, setiap hari. Kita juga ikut sedih melihatnya,” ujar Pak Muhammad.

Pak Muhammad mengimbau kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Beliau juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap keberadaan virus Covid-19, dan Beliau menganjurkan warga untuk tetap di rumah.

Hampir setiap jenazah pengidap Covid-19 yang meninggal dunia saat isolasi mandiri di rumah, tidak bisa segera mendapat penanganan. Pemulasaraan jenazah-jenazah sangat dibutuhkan di sana. “Sayangi dan jaga diri sahabat semua, jaga keluarga dan juga jaga lingkungan lewat 5M atau 6M, “ ujar Ibu Khadijah dan Pak Muhammad kompak. (N1S)

You may also like

Leave a Comment