Jakarta Selatan – Komitmen DPD PKS Jakarta Selatan dalam meningkatkan kualitas pembinaan anggota terus diwujudkan melalui keikutsertaan anggotanya pada Training for Instructor (TFI) KEMBARA & LATANSA yang diselenggarakan Bidang Kepanduan Bela Negara (BKBN) DPW PKS DKI Jakarta di Lapangan Kempi 5, Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, selama tiga hari, 26–28 Juni 2026.
Anggota PKS Jakarta Selatan yang berasal dari unsur BKBN, BKAP, dan Santika bergabung bersama sekitar 60 peserta dari berbagai DPD PKS se-DKI Jakarta. Pelatihan ini menjadi tahapan strategis dalam mempersiapkan instruktur yang akan mengawal pelaksanaan KEMBARA (Kemah Bakti Bela Negara), sebuah agenda pembinaan yang menitikberatkan pada kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama, serta semangat bela negara.
Kegiatan dibuka oleh Ketua BKBN DPW PKS DKI Jakarta, Syarif. Selama tiga hari, peserta mendapatkan delapan materi pembekalan yang disampaikan oleh lebih dari sepuluh fasilitator dan narasumber, di antaranya anggota DPRD DKI Jakarta Mardani Alisera, Ustaz Buchori Muslim, Cahya, Ipung, dan Slamet. Materi yang diberikan mencakup kepemimpinan, teknik kepelatihan, komunikasi, manajemen kegiatan, hingga pembentukan karakter sebagai bekal mendampingi peserta KEMBARA.
Tidak hanya berlangsung di ruang kelas, pelatihan juga diperkaya dengan berbagai kegiatan lapangan seperti simulasi, outbound, wide game, dan caraka malam. Melalui rangkaian tersebut, peserta ditempa untuk mengambil keputusan, membangun kerja sama tim, serta beradaptasi dalam berbagai situasi yang akan dihadapi saat mendampingi peserta di lapangan.
Salah satu sesi yang paling berkesan adalah caraka malam. Berjalan kaki menyusuri kawasan Buperta menuju titik yang telah ditentukan, setiap kelompok mendirikan bivak menggunakan flysheet sebagai tempat berteduh. Di tengah suasana malam yang hening, peserta melaksanakan qiyamul lail dan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan salat Subuh berjamaah. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan ketangguhan fisik, mental, kepemimpinan, sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual.
Menurut Kuntartono, salah seorang peserta utusan DPD PKS Jakarta Selatan, TFI memberikan pengalaman yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter seorang instruktur.
“TFI bukan sekadar pelatihan teknis menjadi instruktur. Selama tiga hari kami ditempa melalui materi, simulasi lapangan, hingga penguatan spiritual. Pengalaman itu mengajarkan kami arti kepemimpinan, kerja sama, disiplin, dan ketangguhan sebagai bekal mengawal pelaksanaan KEMBARA,” ujarnya.
Rangkaian TFI ditutup dengan Apel Siaga KEMBARA & LATANSA sebagai simbol kesiapan seluruh instruktur dalam mengemban amanah pembinaan. Apel tersebut menjadi penegasan bahwa setiap instruktur memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan dalam membangun anggota PKS yang berkarakter, tangguh, disiplin, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Keikutsertaan anggota PKS Jakarta Selatan dalam TFI menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat kualitas pembinaan di lingkungan DPD PKS Jakarta Selatan. Dengan bekal kompetensi, pengalaman lapangan, dan penguatan spiritual yang diperoleh selama tiga hari, mereka diharapkan mampu mengawal KEMBARA sebagai wahana pembentukan anggota PKS yang berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.
