JSekitar 25 peserta Akhwat Pelopor dan Pratama Kalibata mengikuti kegiatan Nonton Bareng (Nobar) film Memutar Waktu dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) 2026 di Rumah Kolaborasi, Sabtu (18/7). Mengusung tema “Mewujudkan Keluarga Indonesia yang Harmonis dan Berkualitas”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi para orang tua untuk memperkuat perannya dalam membangun keluarga yang kokoh di tengah berbagai tantangan yang dihadapi remaja saat ini.
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh antusias. Para peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga selesai, mulai dari menyaksikan film Memutar Waktu yang sarat dengan pesan tentang arti keluarga, hingga sesi diskusi dan sharing bersama Ustadzah Ir. Etty Praktiknyowati bertajuk “Apa yang Sebenarnya Anak Remaja Butuhkan dari Orang Tuanya?”
Dalam paparannya, Ustadzah Etty mengajak peserta memahami bahwa berbagai persoalan remaja yang muncul saat ini tidak hanya dipengaruhi oleh lingkungan atau perkembangan teknologi, tetapi juga sangat berkaitan dengan kondisi keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak.
“Yang paling dibutuhkan anak bukan sekadar materi atau fasilitas, tetapi kehadiran orang tua, kasih sayang, komunikasi yang hangat, keteladanan, dan pondasi keimanan yang kuat,” ungkap Ustadzah Etty. Beliau menegaskan bahwa menurut Al-Qur’an, keluarga merupakan pondasi masyarakat sekaligus jalan menuju kehidupan yang diridhai Allah SWT. Oleh karena itu, orang tua perlu terus memperkuat kualitas keimanan, memperbaiki komunikasi dengan anak, serta menghadirkan suasana rumah yang penuh cinta dan nilai-nilai Islam.
Dengan fondasi tersebut, keluarga akan lebih siap menghadapi tantangan zaman dan mampu melahirkan generasi yang tangguh, berakhlak mulia, serta memiliki karakter yang kuat.
Kegiatan peringatan HARGANAS ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mengingatkan kembali bahwa membangun bangsa dimulai dari membangun keluarga. Melalui perpaduan media film dan diskusi yang inspiratif, peserta diajak merefleksikan kembali peran strategis orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak, khususnya pada masa remaja yang penuh tantangan.
Menutup kegiatan, para peserta menyampaikan apresiasi atas materi yang disampaikan karena dinilai relevan dengan kondisi keluarga masa kini. Harapannya, semangat HARGANAS tidak berhenti sebagai peringatan seremonial, tetapi menjadi penggerak bagi setiap keluarga untuk terus menumbuhkan keimanan, mempererat komunikasi, dan menghadirkan keteladanan sehingga lahir keluarga Indonesia yang harmonis, berkualitas, dan diridhai Allah SWT.
