DPRa PKS Pengadegan memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) 2026 dengan menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan penguatan nilai keluarga, pemberdayaan ekonomi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) ini diikuti oleh kader dan simpatisan PKS Pengadegan dengan antusias.
Rangkaian acara diawali dengan pemutaran film pendek Memutar Waktu yang mengangkat pentingnya kehadiran orang tua di tengah keluarga. Salah satu pesan yang paling membekas berbunyi, “Anak kehilangan ayah bukan karena meninggal, tetapi karena kesibukan.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keluarga membutuhkan kehadiran, perhatian, dan waktu yang berkualitas dari setiap orang tua.
Selain menghadirkan ruang refleksi, HARGANAS 2026 juga memberikan bekal keterampilan melalui pelatihan pembuatan sabun Eco Enzyme. Peserta diperkenalkan pada proses pembuatan sabun berbahan ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun dikembangkan menjadi peluang usaha. Dengan keterampilan tersebut, diharapkan keluarga memiliki alternatif untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menambah penghasilan.
Komitmen terhadap pelestarian lingkungan juga diwujudkan melalui penerapan konsep minim sampah selama kegiatan berlangsung. Seluruh peserta diminta membawa botol minum dan wadah makan sendiri sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Langkah sederhana ini menjadi bentuk dukungan terhadap program penanganan sampah di DKI Jakarta sekaligus menumbuhkan budaya hidup ramah lingkungan yang dimulai dari lingkungan keluarga.
Ketua DPRa PKS Pengadegan, Faqihudin, mengatakan bahwa peringatan HARGANAS tahun ini dirancang agar memberikan manfaat nyata bagi peserta, tidak hanya sebagai ajang berkumpul, tetapi juga sebagai sarana belajar dan bertumbuh bersama. “Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga edukasi dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Ketika keluarga kuat, maka lingkungan juga akan menjadi lebih baik, dan pada akhirnya akan melahirkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya,” ujar Faqihudin.
Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat. Karena itu, penguatan nilai-nilai keluarga perlu diiringi dengan peningkatan keterampilan serta kepedulian terhadap lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Melalui kegiatan ini, DPRa PKS Pengadegan berharap semangat Hari Keluarga Nasional tidak berhenti sebagai peringatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga, mendorong kemandirian ekonomi, serta membangun budaya peduli lingkungan demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan berdaya.
