Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) DPC PKS Kebayoran Lama terus memperkuat kualitas spiritualitas anggotanya melalui pembinaan spiritualitas anggota perempuan pada Ahad, 5 Juli 2026, di Sekretariat DPC PKS Kebayoran Lama. Mengusung tema ‘Takut dan Harapan’, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan keseimbangan antara rasa takut (khauf) dan harapan (raja’) kepada Allah SWT sebagai fondasi keimanan, sehingga peserta mampu menjalani kehidupan pribadi, keluarga, dan aktivitas dakwah dengan lebih istiqamah.
Untuk mengoptimalkan manfaat kegiatan, panitia mengawali rangkaian acara dengan mengajak seluruh peserta melaksanakan ibadah – ibadah wajib dan sunnah seperti sholat sunnah, berdzikir dan juga bershalawat. Rangkaian ibadah tersebut dalam rangka mengkondisikan hati dan pikiran peserta agar lebih siap menerima ilmu, memahami nasihat, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Peserta pun mengikuti setiap sesi dengan khidmat dan antusias sebagai wujud semangat dalam memperdalam pemahaman keislaman.
Memasuki sesi inti, Ustadzah Masithoh menjelaskan bahwa seorang muslim perlu menjaga keseimbangan antara rasa takut (khauf) dan harapan (raja’) kepada Allah SWT. Menurutnya, kedua sikap tersebut harus berjalan beriringan agar seorang muslim senantiasa termotivasi untuk beramal saleh tanpa terjerumus dalam keputusasaan maupun rasa aman yang berlebihan terhadap balasan Allah. “Jika hanya ada rasa takut tanpa harapan maka hanya akan menjadi putus asa. Sebaliknya, jika hanya ada harapan tanpa rasa takut maka akan merasa aman dari balasan Allah,” ujarnya.
Ketua panitia, Murtilah, S.Pd.I, mengatakan bahwa BKAP secara rutin menyelenggarakan pembinaan spiritualitas sebagai bagian dari upaya membentuk anggota yang memiliki kekuatan spiritual, karakter yang kokoh, dan semangat kebaikan yang terus tumbuh. Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti pada tataran pemahaman, tetapi juga tercermin dalam sikap, perilaku, serta kontribusi nyata di lingkungan keluarga, masyarakat, dan negara.
BKAP berharap pembinaan keislaman ini terus menjadi sarana meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan anggota sekaligus mempererat persaudaraan di antara mereka. “Semoga pembinaan ini menjadi berkah, menguatkan keimanan para peserta, mempererat persaudaraan, serta memperkokoh kebaikan di Kebayoran Lama. Amin,” tutup Murtilah.
