Home Jakarta Al Mansyur : BTS Meal dan Tantangan Bagaimana Mengemas Makanan Indonesia Agar Digemari Milenial

Al Mansyur : BTS Meal dan Tantangan Bagaimana Mengemas Makanan Indonesia Agar Digemari Milenial

by admin
Spread the love

Tiba – tiba Jakarta heboh dengan banyaknya milenial berburu menu BTS Meal yang merupakan kolaborasi boyband asal Korea Selatan dengan McDonald’s. Isi paket BTS Meal itu sendiri terdiri dari 9 pcs Chicken Mc Nugget, French Fries, cola, dengan dua pilihan saus, yaitu sweet chilli dan saus chajun. Banyak yang memburu menu ini bukan hanya karena isi paketnya saja, namun juga lantaran ada kemasan khusus untuk paket BTS Meal dihadirkan dalam warna ungu yang merupakan warna khas BTS disertai logo BTS yang tercetak di atasnya. Banyak penggemar yang membagikan tips untuk menyimpan kemasan khusus tersebut.

Ketua DPD PKS Jaksel, Al Mansyur Hidayatullah ikut berkomentar tentang fenomena ini. “Soal selera makanan, itu sebenarnya urusan pribadi. Namun, ada yang menarik adalah tentang bagaimana mengetahui tren menyantap makanan Indonesia di mata anak muda?” ujar Al Mansyur, Kamis (9/6).

“Kuliner Indonesia sangat banyak ragamannya. Jika keberagaman ini tidak dijaga, bukan tidak mungkin perlahan-lahan kuliner Indonesia akan punah seiring bergantinya generasi. Milenial  merupakan salah satu pondasi yang paling utama dalam menjaga eksistensi kuliner Indonesia.” Tambah Al Mansyur.

Al Mansyur mengimbau para orangtua untuk lebih condong mengenalkan makanan lokal Indonesia dari pada makanan instan dan western kepada anak-anak. “Memori anak-anak akan lebih kuat dalam menangkap suatu memori. Jadi kalau mereka diberi makanan instan terus-menerus, maka diperkirakan anak itu akan terus memakan makanan tersebut dalam kesehariannya sampai ia tumbuh dewasa.“ ungkap Al Mansyur.

Al Mansyur menambahkan bahwa sebenarnya tidak sedikit anak muda yang telah mengetahui keberadaan makanan-makanan Indonesia. Rasa penasaran anak muda untuk mengetahui cerita di balik makanan Indonesia itu sedang tumbuh dan akan terus meningkat. “Tinggal tantangan ke depannya adalah bagaimana mengemas makanan Indonesia agar bisa digemari anak muda. Bisa melalui cerita, storytelling dan lain – lain lewat medsos, sehingga milenial kita tidak hanya mengenal mie instan,” tambahnya.

Al Mansyur juga mengusulkan pendidikan Indonesia dapat memasukan bab pelajaran tentang mengenal atau mempelajari kuliner Indonesia sedari pendidikan dasar. Al Mansyur berharap besar kepada generasi milenial untuk tidak melupakan kuliner Indonesia yang beragam.

Seperti halnya BTS Meal, makananya mungkin terasa biasa, tetapi bungkus dan tampilannya itu dirancang menarik. “Generasi sekarang itu kalau ingin makan sering melihat visual-nya terlebih dahulu. Semakin menarik tampilan makanan, maka akan semakin banyak milenial yang suka, istilahnya instagramable,“ kata Al Mansyur.

“Oleh karena itu, dalam fenomena BTS Meal itu ada tantangan, bahwa jika kita ingin menguatkan kuliner Indonesia kepada generasi milenial, diantaranya adalah meningkatkan kualitas tampilan suatu makanan dan meningkatkan kualitas bahan makanan. Dengan meningkatkan kedua sisi ini, mereka bisa menikmati hidangan kuliner Indonesia yang bergizi tinggi juga instagramable,” tutup Al Mansyur.

You may also like

Leave a Comment