Home Jakarta PKS Jaksel Dukung Penambahan Jalur Sepeda dan Langkah Penertiban

PKS Jaksel Dukung Penambahan Jalur Sepeda dan Langkah Penertiban

by admin
Spread the love

PKS Jaksel tidak setuju dengan ide dan wacana sejumlah pihak untuk peniadaan jalur sepeda permanen di Jakarta. “Kami tidak setuju untuk menghapus jalur sepeda yang ada,” kata Ketua DPD PKS Jaksel, Al Mansyur Hidayatullah, Kamis (3/6).

Menyediakan jalur sepeda merupakan bagian dari kegiatan strategis daerah dan juga RPJMD DKI Jakarta 2017-2022.

“Harusnya bisa dilihat dari persepsi kepentingan pesepeda juga, bukan hanya kepentingan kendaraan saja. Jadi memang harus punya persepsi yang sama bahwa yang akan dipertahankan ini jalur sepedanya, bukan karena ini banyak dilanggar terus jalur sepeda dihilangkan,” tambah Al Mansyur.

Al Mansur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menggiatkan pembangunan jalur sepeda guna mengurangi kemacetan dan polusi udara.

“Jika dibandingkan dengan kota-kota lain di dunia, Jakarta terbilang terlambat dalam menerapkan jalur sepeda. Kalau ada wacana dihilangkan maka akan lebih telat lagi,” ungkap Al Mansyur.

Untuk perbagai pelanggaran yang ada, baik itu pesepeda yang menyerobot jalur kendaraan bermotor maupun kendaraan bermotor yang masuk jalur sepeda, itu semua harus ditertibkan dengan aturan yang tepat dan terukur. Pemprov harus membuat aturan yang jelas dan tegas untuk melindungi hak semua pengguna jalan.

“Harus ada aturannya yang tegas dan jelas, misalnya dibuat rambu yang jelas. Kan kalau kita lihat sekarang masih banyak pesepeda motor yang masuk dan juga sebaliknya,” kata Al Mansyur.

Setelah munculnya pandemi corona, kini demam sepeda meledak di mana-mana, bukan hanya di Indonesia. Dari Eropa sampai Amerika, juga di Asia dan Afrika, sepeda kini bukan hanya dipakai untuk olahraga atau rekreasi, tapi juga sebagai alat transportasi sehari-hari.

Jutaan komuter di Eropa kini naik sepeda untuk menghindari angkutan umum yang berdesakan. Selain lebih aman lantaran privat, bersepeda juga memberi kebebasan fisik maupun mental setelah berbulan-bulan masyarakat dikekang dalam pelbagai bentuk lockdown.

Sejumlah kota di Eropa membangun jalur sepeda baru, sebagian berupa jalur permanen, sebagian lagi jalur pop-up yang hanya dibuka di jam-jam tertentu ketika lalu lintas memungkinkan.

London, Paris, Brusel membangun ratusan kilometer tambahan jalur sepeda baru. Barcelona memperlebar jalur, dan Roma menyambungkan jalur-jalur yang ada sehingga pesepeda tidak perlu lagi pindah naik bis.

Beberapa kota menerapkan kebijakan jalur slow speed, bahkan menutup beberapa ruas jalan untuk kendaraan bermotor, dan mengubahnya menjadi pedestrian. Jalan Rue de Rivoli, di Paris, yang terkenal dengan deretan butik-butik ternama, misalnya, kini dikhususkan bagi pejalan kaki dan pesepeda.

You may also like

Leave a Comment